Masjid Jawatha adalah situs bersejarah dari masa awal Islam di Al-Ahsa, di sebelah timur laut Hofuf, dan bagian dari Oasis Al-Ahsa yang diakui UNESCO. Anda dapat mengunjungi masjid ini untuk melihat sejarah dan arsitekturnya, lalu menambahkan situs warisan di sekitarnya dalam perjalanan setengah hari.
- Lokasi: Desa Al-Kilabiyah, Kegubernuran Al-Ahsa
- Jarak: sekitar 15.1 km dari hotel di Hofuf untuk mengunjungi Masjid Jawatha
- Tiket masuk: gratis
Mengapa Masjid Jawatha penting?

Masjid Jawatha dikaitkan dengan masa awal Islam dan dipercaya dibangun oleh Banu Abd al-Qays, yang juga ditulis Banu Qays. Masjid ini merupakan bagian dari Hajar kuno, yang menjadi ibu kota wilayah tersebut pada masa itu.
Saudi Press Agency menyebut Jawatha sebagai masjid kedua dalam Islam tempat salat Jumat dilaksanakan, setelah Masjid Nabawi di Madinah. Masjid ini merupakan bagian dari Oasis Al-Ahsa, Lanskap Budaya yang Terus Berkembang, yang ditetapkan UNESCO pada 2018.
Tata letaknya terdiri atas tiga serambi dengan lengkungan, mihrab, jendela, dan pintu di bagian dalam. Saudipedia mencatat luas masjid ini 205.5 m² dengan kapasitas 170 jemaah.
Di mana Masjid Jawatha, dan bagaimana cara menuju ke sana?

Masjid Jawatha berada di Desa Al-Kilabiyah, di sebelah timur laut Hofuf, Kegubernuran Al-Ahsa, Arab Saudi. Menurut Saudipedia, jaraknya sekitar 17 km dari al-Hufuf.
Untuk mencarinya di peta, peta pengajuan UNESCO menandai lokasi masjid pada koordinat 25°28′11.31″N, 49°40′42.53″E. Visit Al-Ahsa menyarankan Anda berkendara di antara lokasi-lokasi pada Jalur Al-Qarah & Jawatha, jadi rencanakan transportasi sebelum berangkat dari Hofuf.
Masjid Jawatha juga berada dalam bentang alam luas Oasis Al Ahsa, lanskap budaya yang diakui UNESCO dengan situs-situs warisan di berbagai penjuru kawasan.
Apa yang perlu diketahui tentang akses pengunjung?

Tidak ada biaya masuk ke Masjid Jawatha, dan masjid ini tetap buka untuk salat harian. Visit Saudi menyebut pengunjung non-Muslim boleh masuk di luar waktu salat, sementara Visit Al-Ahsa menyarankan pengunjung berpakaian sopan dan menghormati kesakralan tempat ini.
Jam buka dan akses selama waktu salat dapat berubah, jadi pastikan informasi akses setempat sebelum berangkat. Visit Saudi juga menyarankan untuk memeriksa jam buka lebih awal; periksa situs resmi Visit Al-Ahsa sebelum berkunjung.
Jawatha Park berada di samping masjid. Taman ini buka setiap hari pukul 8 am hingga 12 midnight, dengan harga tiket SAR 10–15 per orang; jam buka dan biaya dapat berubah.
Apa yang bisa dikunjungi bersama Masjid Jawatha?

Jalur Al-Qarah & Jawatha dari Visit Al-Ahsa menghubungkan Masjid Jawatha dan situs arkeologinya dengan Jabal Al-Qarah serta Keramik Dougha Al-Gharash. Perjalanan yang disarankan untuk tiga lokasi ini memakan waktu setengah hari, dengan kendaraan sebagai transportasi di antara lokasi.
Situs arkeologi Jawatha terletak di dekat masjid, sementara taman di sebelahnya bisa menjadi tujuan tambahan. Jika Anda juga berencana menjelajahi Hofuf, rencana perjalanan satu hari di Hofuf dapat membantu mengatur kunjungan ke situs warisan dan pasar lokal sesuai jadwal.
Pertanyaan umum
Apakah pengunjung non-Muslim boleh mengunjungi Masjid Jawatha?
Boleh. Visit Saudi menyebut pengunjung non-Muslim boleh masuk di luar waktu salat; pastikan informasi akses setempat sebelum berangkat.
Apakah Masjid Jawatha bagian dari situs UNESCO?
Ya. Masjid ini merupakan bagian dari Oasis Al-Ahsa, Lanskap Budaya yang Terus Berkembang, yang ditetapkan UNESCO pada 2018.
Berapa lama waktu yang perlu disiapkan untuk Jalur Al-Qarah & Jawatha?
Visit Al-Ahsa menyarankan waktu setengah hari untuk mengunjungi tiga lokasi dan berkendara di antara lokasi-lokasi tersebut.
